Doa & Dzikir

Doa Qunut Subuh: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Hukumnya

Doa Qunut Subuh Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Hukumnya

Doa qunut dikenal sebagian besar muslim Indonesia sebagai doa yang dibaca pada rakaat kedua sholat subuh setelah i’tidal. Doa ini diajarkan Rasulullah ﷺ kepada cucunya, Al-Hasan bin Ali RA. Berikut bacaan, arti, dan hukumnya.

Bacaan Doa Qunut

Doa qunut diriwayatkan dari Al-Hasan bin Ali RA oleh Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan lainnya.

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Allâhummahdinî fîman hadait, wa ‘âfinî fîman ‘âfait, wa tawallanî fîman tawallait, wa bârik lî fîmâ a’thait, wa qinî syarra mâ qadhait, fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yadzillu man wâlait, wa lâ ya’izzu man ‘âdait, tabârakta rabbanâ wa ta’âlait, falakal hamdu ‘alâ mâ qadhait, astaghfiruka wa atûbu ilaik.

Ya Allah, berilah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Peliharalah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pelihara. Berkahilah apa yang Engkau berikan kepadaku. Lindungilah aku dari keburukan apa yang Engkau tetapkan. Sungguh Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau bela, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala puji atas apa yang Engkau tetapkan. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu.

Makna tiap kalimatnya dapat dibaca di 10 Makna Doa Qunut Saat Shalat Subuh.

Waktu Membaca Doa Qunut

Dalam mazhab Syafi’i, qunut subuh dibaca pada rakaat kedua setelah i’tidal dan sebelum sujud, sambil mengangkat kedua tangan. Makmum dianjurkan mengaminkan bacaan imam. Urutan sholat subuh selengkapnya ada di Niat Shalat Subuh 2 Rakaat: Arab, Latin, Arti, dan Tata Caranya.

Hukum Qunut Subuh

Para ulama berbeda pendapat dalam masalah furu’ (cabang) ini:

  • Syafi’iyah: sunnah mu’akkadah (disebut sunnah ab’adh); jika terlupa, dianjurkan sujud sahwi.
  • Malikiyah: mustahab (dianjurkan) dan dibaca sebelum ruku’ dengan suara pelan.
  • Hanafiyah dan Hanabilah: tidak dianjurkan secara rutin pada sholat subuh; qunut dilakukan pada sholat witir atau saat terjadi musibah (qunut nazilah).

Perbedaan ini adalah perbedaan ijtihad yang tidak sepatutnya menjadi sebab perselisihan. Ikutilah mazhab yang Anda yakini atau imam yang memimpin jamaah. Untuk memahami sikap menghadapi khilafiyah, baca penjelasan tentang kelompok dalam Islam.

Qunut Nazilah

Qunut nazilah dibaca ketika umat Islam ditimpa musibah besar, seperti bencana atau peperangan. Pada saat itu, doa dipanjatkan agar Allah menolong, melindungi, dan menghilangkan musibah. Menurut banyak ulama, ia dibaca pada rakaat terakhir sholat fardhu setelah i’tidal. Redaksi doanya menyesuaikan musibah yang terjadi.

Doa Setelah Sholat dan Lainnya

Lengkapi sholat dengan doa dan dzikir setelah sholat fardhu, serta bacaan sholat lengkap. Kumpulan doa dalam sholat juga ada di Doa Shalat.

Kesimpulan

Doa qunut adalah doa yang indah, berisi permohonan petunjuk, kesehatan, perlindungan, dan keberkahan. Hormati perbedaan ulama mengenai hukumnya, dan fokuslah pada kekhusyukan serta persatuan umat.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Baca juga

Lihat Kisah Para Nabi

Kunjungi Kisah Para Nabi