Doa & Dzikir

Sholawat Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Sholawat Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Pernahkah kamu mendengar atau membaca sholawat Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad? Sholawat ini mungkin terdengar familiar, tapi tahukah kamu bahwa di balik kalimatnya yang singkat tersimpan makna dan keutamaan yang luar biasa?

Yuk, kita bahas bersama-sama dalam artikel ini! Mulai dari tulisan Arab dan latinnya, artinya, hukum membacanya, hingga keutamaan-keutamaan yang bisa kita raih. Simak sampai habis ya!

Apa Itu Sholawat Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad?

Sebelum masuk lebih jauh, mari kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan sholawat ini.

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad adalah salah satu bacaan sholawat yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat ini berisi pujian kepada beliau sekaligus permohonan kepada Allah SWT agar kita mendapatkan syafa’at seperti yang diberikan Rasulullah SAW.

Menariknya, sholawat ini bisa dibaca kapan saja—tanpa batasan waktu. Mau pagi, siang, malam, atau bahkan saat sedang santai sekalipun, semuanya boleh! Dan yang lebih menyenangkan lagi, setiap bacaan sholawat pasti mendatangkan pahala bagi kita sebagai muslim.

Tulisan Arab dan Latin Sholawat Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad

Buat kamu yang ingin membaca atau menghafalnya, berikut tulisan Arab dan latinnya:

Tulisan Arab:

اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Tulisan Latin:

Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad

Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”

Mudah sekali, bukan? Kamu bisa membacanya kapan pun dan di mana pun.

Makna Kata “Sayyidina” dalam Sholawat Ini

Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya, apa sih makna kata sayyidina dalam sholawat ini?

Menurut penjelasan KH Sya’roni Ahmadi, yang pernah menjabat sebagai muhtasyar PBNU, kata sayyidina bermakna pemimpin. Makna ini bisa kita temukan dalam Al-Qur’an, tepatnya di surat Ali ‘Imran ayat 39:

فَنَادَتْهُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَهُوَ قَاۤىِٕمٌ يُّصَلِّيْ فِى الْمِحْرَابِۙ اَنَّ اللّٰهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيٰى مُصَدِّقًا ۢ بِكَلِمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ وَسَيِّدًا وَّحَصُوْرًا وَّنَبِيًّا مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ

Artinya: “Lalu, Malaikat (Jibril) memanggilnya ketika dia berdiri melaksanakan salat di mihrab, ‘Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) Yahya yang membenarkan kalimat dari Allah, (menjadi) panutan, menahan diri (dari hawa nafsu), dan seorang nabi di antara orang-orang saleh.'”

Nah, kata sayyidina ini termasuk lafaz kulli musytarak, artinya punya lebih dari satu makna. Selain pemimpin, makna lainnya bisa berarti Tuhan dan suami. Jadi, dalam konteks sholawat, penggunaan kata sayyidina boleh dipakai atau tidak—keduanya sama-sama sah dan tidak mengubah makna.

Hukum Membaca Sholawat Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad

Sekarang, pertanyaannya: apa hukum membaca sholawat ini?

Secara umum, hukum membaca sholawat adalah sunnah, tapi sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut orang yang tidak membaca sholawat saat namanya disebut sebagai orang yang pelit. Naudzubillah!

Berikut hadisnya:

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَخِيلُ الَّذِي مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ

Artinya: “Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata, Rasulullah bersabda, ‘Orang yang sangat pelit adalah orang yang ketika namaku disebut di sampingnya, ia tidak membaca shalawat kepadaku.'” (HR Tirmidzi)

Selain sunnah, membaca sholawat juga bisa menjadi wajib jika menjadi bagian dari bacaan tertentu, misalnya saat duduk tasyahud dalam sholat atau sholat jenazah.

Jadi, jangan ragu untuk memperbanyak membaca sholawat ya, sahabat!

Keutamaan Membaca Sholawat Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad

Nah, ini dia bagian yang paling menarik! Membaca sholawat bukan hanya sekadar ibadah, tapi juga punya banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan.

Allah SWT sendiri yang menganjurkan kita untuk membaca sholawat, sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Ahzab ayat 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya: “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Lalu, apa saja keutamaan membaca sholawat? Menurut hadis riwayat Imam Muslim, siapa pun yang membaca sholawat kepada Nabi Muhammad satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali. Masya Allah!

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

Artinya: “Siapa saja yang membaca shalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh dosanya, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan.” (HR An Nasa’i)

Belum cukup sampai di situ! Dalam Kitab Kifayatul Atqiya wa Minhajul Ashfiya karya Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, disebutkan ada 10 keutamaan membaca sholawat, yaitu:

  1. Shalatul malikil ghaffar – mendapat rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa dan Pengampun

  2. Syafa’atun nabiyyil mukhtar – mendapat syafaat dan menjadi umat terpilih dari Nabi Muhammad

  3. Al-iqtida bil mala’ikatil abrar – sesuai dengan anjuran malaikat abrar

  4. Mukhalafatul munafiqin wal kuffar – membedakan dari kaum kafir dan munafik

  5. Mahwul khathaya wal awzar – menghapus kesalahan dan dosa seseorang

  6. Qadha’ul hawa’ij wal awthar – mengabulkan hajat dan harapan

  7. Tanwiruz zawahir wal asrar – menjadi penerang lahir dan batin

  8. An-najatu minan nar – mendapatkan keselamatan dari api neraka

  9. Dukhulu daril qarar – mendapatkan surga Allah SWT

  10. Salamul azizil jabbar – mendapatkan keselamatan dari Allah Yang Maha Mulia dan Berkuasa

Luar biasa, bukan? Dengan membaca sholawat, kita bisa mendapatkan begitu banyak manfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Nah, sahabat muslim, itulah pembahasan lengkap tentang sholawat Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. Mulai dari tulisan Arab dan latinnya, artinya, makna kata sayyidina, hukum membacanya, hingga keutamaan-keutamaannya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih rajin membaca sholawat. Ingat, sholawat adalah amal yang pasti diterima di antara ibadah-ibadah lainnya. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini ya!

Yuk, mulai sekarang kita biasakan membaca sholawat setiap hari. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan syafa’at-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Baca juga