Puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang rutin dikerjakan Rasulullah ﷺ. Amalan ini ringan namun sarat keutamaan, dan bisa dikerjakan siapa saja yang mampu. Berikut niat, dalil, dan tata caranya.
Dalil Puasa Senin Kamis
Aisyah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ sangat memperhatikan puasa hari Senin dan Kamis (HR. At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah). Beliau bersabda bahwa amal-amal diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, dan beliau suka amalnya diperlihatkan saat beliau sedang berpuasa (HR. At-Tirmidzi).
Hari Senin juga istimewa karena pada hari itu Rasulullah ﷺ dilahirkan dan wahyu pertama turun (HR. Muslim). Baca kisahnya di Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ dan Kisah Wahyu Pertama di Gua Hira.
Puasa secara umum diperintahkan dalam QS. Al-Baqarah: 183:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Yâ ayyuhal ladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush shiyâmu kamâ kutiba ‘alal ladzîna min qablikum la’allakum tattaqûn.
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Niat Puasa Senin Kamis
1. Niat Puasa Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta’ala.
2. Niat Puasa Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil khamîsi sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta’ala.
Dalam mazhab Syafi’i, niat puasa sunnah boleh dilakukan pada pagi hari sebelum waktu zawal (tergelincirnya matahari) selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
Tata Cara Puasa Senin Kamis
- Sahur. Sahur mengandung keberkahan, sekalipun dengan seteguk air.
- Berniat pada malam atau pagi harinya.
- Menahan diri dari makan, minum, dan pembatal puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
- Menjaga lisan dan perbuatan dari hal sia-sia.
- Menyegerakan berbuka ketika maghrib tiba.
Doa Berbuka Puasa
Ibnu Umar RA meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ ketika berbuka membaca doa berikut (HR. Abu Dawud):
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ’allâh.
Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.
Keutamaan dan Hikmah
- Meneladani kebiasaan Rasulullah ﷺ.
- Amal diangkat kepada Allah saat kita dalam keadaan berpuasa.
- Melatih kesabaran dan pengendalian diri. Baca juga Sabar dalam Islam.
- Menjaga kebiasaan ibadah di luar Ramadhan.
Puasa Sunnah Lainnya
Selain Senin Kamis, ada puasa sunnah lain, seperti puasa ayyamul bidh. Padukan dengan sholat sunnah seperti sholat dhuha dan tahajud. Untuk memahami keistimewaan puasa Ramadhan, baca keutamaan doa niat berpuasa dan berbuka.
Kesimpulan
Puasa Senin Kamis adalah amalan sunnah yang istiqamah dikerjakan Rasulullah ﷺ. Mulailah dengan niat yang ikhlas, dan jadikan rutinitas mingguan yang menguatkan takwa.
Wallâhu a’lam bish-shawâb.









