Saudaraku yang dirahmati Allah, tidur adalah nikmat yang sering kita anggap biasa. Padahal Allah Ta’ala menyebut tidur sebagai salah satu tanda kekuasaan-Nya: Dia memegang jiwa ketika kematiannya dan memegang jiwa yang belum mati ketika tidurnya (QS. Az-Zumar: 42). Karena itu, para ulama menyebut tidur sebagai mati kecil. Rasulullah ﷺ mengajarkan adab dan doa sebelum tidur agar malam kita bernilai ibadah dan terjaga.
Adab sebelum tidur
- Berwudhu seperti wudhu untuk sholat. Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk berwudhu sebelum berbaring (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Al-Bara’ bin ‘Azib).
- Berbaring miring ke sisi kanan. Sebagaimana disebut dalam hadits yang sama.
- Merapikan tempat tidur dan menutup pintu serta memadamkan api atau lampu yang berisiko, sebagaimana tuntunan keselamatan dalam hadits shahih.
Doa sebelum tidur
بِاسْمِكَ اللّٰهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا
Bismikallahumma amutu wa ahya.
Artinya: Dengan nama-Mu, ya Allah, aku mati dan aku hidup.
Sumber: HR. Al-Bukhari dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu.
Dzikir yang dianjurkan sebelum tidur
1. Ayat Kursi. Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa orang yang membaca Ayat Kursi ketika hendak tidur akan senantiasa dijaga oleh penjaga dari Allah, dan setan tidak akan mendekatinya hingga pagi (HR. Al-Bukhari).
2. Tiga surah Qul. Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan bahwa setiap malam Rasulullah ﷺ menyatukan kedua telapak tangannya, meniupkannya, lalu membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian mengusapkan ke seluruh tubuh yang dapat dijangkau, dimulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuh. Beliau melakukannya tiga kali (HR. Al-Bukhari).
3. Tasbih sebelum tidur. Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada putrinya, Fatimah, dan menantunya, Ali, agar sebelum tidur membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, dan takbir 34 kali (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
- Subhanallah, 33 kali
- Alhamdulillah, 33 kali
- Allahu akbar, 34 kali
Doa bangun tidur
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Alhamdulillahilladzi ahyana ba’da ma amatana wa ilaihin nusyur.
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.
Sumber: HR. Al-Bukhari dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu.
Mengapa doa ini penting?
Doa sebelum tidur menjadi pengingat bahwa hidup dan mati ada di tangan Allah. Kita menyerahkan diri kepada-Nya sebelum terlelap, dan ketika bangun kita bersyukur karena diberi kesempatan hidup satu hari lagi. Kebiasaan sederhana ini menumbuhkan rasa syukur dan kesadaran akan akhirat sejak dini.
Tips membiasakan
- Letakkan kartu doa tidur di dekat tempat tidur sampai hafal.
- Ajarkan kepada anak-anak dengan cara dibacakan bersama sebelum tidur.
- Jika kesulitan, mulailah dari doa singkat Bismikallahumma amutu wa ahya, lalu tambahkan dzikir lainnya sedikit demi sedikit.
Penutup
Tidur yang dibuka dengan dzikir dan ditutup dengan syukur adalah tidur yang bernilai ibadah. Semoga Allah menjaga kita di setiap malam dan membangunkan kita dalam keadaan iman dan sehat.



