
Keutamaan dan Makna Bulan Puasa: Ibadah, Tradisi, dan Manfaatnya bagi Umat Muslim
Bulan puasa, atau lebih dikenal sebagai bulan Ramadan, merupakan salah satu momen paling suci dalam kalender Islam. Bulan ini tidak

Bulan puasa, atau lebih dikenal sebagai bulan Ramadan, merupakan salah satu momen paling suci dalam kalender Islam. Bulan ini tidak
Telah menceritakan kepada kami Ya'qub Telah menceritakan kepada kami bapakku dari Ibnu Ishaq Telah menceritakan kepadaku Az Zuhri dari Ubaidullah Bin Abdullah Bin 'Utbah Bin Mas'ud dari Abdullah bin Abbas, dia berkata; aku mendengar Umar Bin Khattab berkata; ketika Abdullah Bin Ubai meninggal, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dipanggil unt... Selengkapnya
Telah menceritakan kepada kami Ya'qub Telah menceritakan kepada kami bapakku dari Ibnu Ishaq Telah menceritakan kepadaku Az Zuhri dari Ubaidullah Bin Abdullah Bin 'Utbah Bin Mas'ud dari Abdullah bin Abbas, dia berkata; aku mendengar Umar Bin Khattab berkata; ketika Abdullah Bin Ubai meninggal, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dipanggil untuk menshalatinya, maka beliau bergegas mendatanginya, tatkala beliau berdiri dihadapannya untuk menshalatinya aku menghalanginya sehingga aku berdiri dihadapan beliau dan berkata; "Wahai Rasulullah, Abdullah Bin Ubai adalah dedengkot musuh Allah yang mengatakan pada hari ini dan ini, " dia menyebutkan nama nama harinya, kemudian Umar melanjutkan; akan tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hanya tersenyum sampai ketika aku mengulang-ngulang perkataanku beliau berkata: "Minggirlah dariku wahai Umar, sesungguhnya aku di beri pilihan maka aku memilih, dan sudah di sebutkan: "Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka.'" (QS Al Anfal ayat 80) seandainya aku tahu apabila aku menambah permohonanku sampai tujuh puluh kali dia akan mendapat ampunan niscaya aku akan tambah" Umar berkata; kemudian beliau menshalatinya dan mengantarkan jenazahnya lalu berdiri di atas kuburannya sampai selesai dimakamkan, " Umar berkata; "aku heran dengan diriku atas lancangnya diriku kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih tahu" Umar berkata lagi; "maka demi Allah tidak lama kemudian turunlah dua ayat ini (QS At Taubah ayat 80, 84)."Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka Telah kafir kepada Allah dan rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik". Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam setelah itu tidak pernah lagi menshalati orang munafiq dan tidak juga berdiri di atas quburannya.
HR. Ahmad
Doa dan Dzikir | 06 Agustus 2025 16:11
Sholat | 17 Maret 2019 16:41
Sholat | 16 Maret 2019 18:32
Sholat | 25 September 2024 03:31
Hikmah | 25 September 2024 03:50