QS. Taha Ayat 51

Taha · Surat ke-20 · 135 ayat

51

قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُوْنِ الْاُوْلٰى

Qāla famā bālul-qurūnil-ūlā.

Dia (Fir‘aun) bertanya, “Bagaimana keadaan generasi terdahulu?”

Tafsir QS. Taha Ayat 51

Untuk mengalihkan Musa dari dakwahnya ke suasana yang lain, Firaun bertanya kepadanya, "Wahai Musa, bagaimanakah kira-kira nasibnya di akhirat nanti umat-umat yang dahulu seperti kaum 'Ad, kaum Samud yang tidak menyembah Allah, tetapi mereka menyembah selain Allah. Mereka mempunyai sembahan-sembahan benda mati seperti batu, pohon kayu dan lainnya. Apakah mereka akan dimasukkan ke dalam surga ataukah mereka akan dimasukkan ke dalam neraka, disiksa dan diazab?" Firaun sengaja berbuat demikian, agar supaya Musa menghentikan dari mengemukakan hujjahnya serta alasan-alasan kuat lainnya yang membenarkan dakwahnya, karena Firaun khawatir kalau-kalau dakwah Musa termakan oleh kaumnya, lalu mereka beriman kepada Musa dan meninggalkan kepercayaannya yang sesat yang mempercayai bahwa Firaun itu adalah tuhan.

Tentang Surat Taha

Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamai Thaahaa, diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf thaahaa dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.