QS. Taha Ayat 3

Taha · Surat ke-20 · 135 ayat

3

اِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى ۙ

Illā tażkiratal limay yakhsyā.

(Kami tidak menurunkannya,) kecuali sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah).

Tafsir QS. Taha Ayat 3

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Al-Qur'an itu diturunkan untuk menjadi peringatan dan pelajaran bagi manusia. Manusia yang takut kepada Allah akan segera menerimanya dan memanfaatkan peringatan dan pelajaran itu baginya. Sedang orang yang tidak takut kepada Allah, karena jiwanya beku, mempunyai hati yang keras seperti batu atau lebih keras lagi, tidak akan membekas sedikit pun peringatan dan pelajaran yang terkandung di dalam Al-Qur'an itu kepadanya. Mereka itu seakan-akan tuli, bisu dan buta tidak berakal, seperti halnya makhluk-makhluk yang lain. Mereka itu akan dimasukkan ke dalam neraka kelak. Seperti tersebut dalam firman Allah:

Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah. (al-A'raf/7: 179)

Tentang Surat Taha

Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Surat ini dinamai Thaahaa, diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf thaahaa dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.