QS. Hud Ayat 26

Hud · Surat ke-11 · 123 ayat

26

اَنْ لَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّا اللّٰهَ ۖاِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ اَلِيْمٍ

Allā ta‘budū illallāh(a), innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin alīm(in).

agar kamu tidak menyembah (sesuatu) kecuali Allah. Sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang (siksanya) sangat pedih.”

Tafsir QS. Hud Ayat 26

Peringatan ini dijelaskan dengan kata-kata, "Supaya kamu sekalian jangan menyembah kecuali kepada Allah, dan jangan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, dan aku khawatir jika kamu melanggar dasar agama itu, kamu akan ditimpa azab yang pedih sekali."

Pada ayat ini diungkapkan peringatan Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya, ketika ia berkata, "Hendaklah kamu semua tidak beribadah kecuali kepada Allah, dan jangan kamu menyekutukan-Nya. Sungguh aku khawatir karena kamu semua banyak melakukan pelanggaran terhadap aturan agama, sehingga kamu akan ditimpa azab yang pedih."

Kaum Nuh adalah umat yang pertama kali menyembah berhala dan mengadakan kemusyrikan. Nabi Nuh sendiri adalah rasul yang pertama menghadapi orang-orang musyrik, yang diutus Allah kepada kaumnya. Peringatan Nabi Nuh itu didasarkan atas kekhawatirannya, jika kaumnya tidak bertauhid kepada Allah, dan tidak meninggalkan semua bentuk kemusyrikan, mereka akan ditimpa azab yang sangat pedih. Akan tetapi kaum Nabi Nuh menentang seruan nabinya dengan empat alasan yang dibuat-buat sebagaimana dikemukakan pada ayat berikutnya (ayat 27).

Tentang Surat Hud

Surat Huud termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surat Yunus. Surat ini dinamai surat Huud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Huud a.s. dan kaumnya dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh a.s., Shaleh a.s., Ibrahim a.s., Luth a.s., Syu'aib a.s. dan Musa a.s.