QS. Fatir Ayat 7

Maha Pencipta · Surat ke-35 · 45 ayat

7

اَلَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ەۗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ ࣖ

Allażīna kafarū lahum ‘ażābun syadīd(un), wal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lahum magfiratuw wa ajrun kabīr(un).

Orang-orang yang kufur bagi mereka azab yang sangat keras, (sedangkan) orang-orang yang beriman dan beramal saleh bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

Tafsir QS. Fatir Ayat 7

Dalam ayat ini diterangkan bahwa orang-orang yang ingkar kepada Allah dan rasul-Nya akan mendapat azab yang keras dan pedih di dalam neraka. Azab itu sebagai balasan atas keingkaran mereka pada bujukan setan, lalu mengikuti langkah-langkahnya. Adapun orang-orang yang membenarkan perintah-perintah yang dibawa oleh rasul-Nya dan mengerjakan amal saleh akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. Dosa-dosa mereka diampuni oleh Allah, pahala mereka dilipatgandakan dan telah disiapkan surga sebagai balasan atas iman yang mantap di dalam hati mereka dan amal saleh yang ikhlas karena Allah semata. Firman Allah:

Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (al-Baqarah/2: 25)

Tentang Surat Fatir

Surat Faathir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Furqaan dan merupakan surat akhir dari urutan surat-surat dalam Al Quran yang dimulai dengan Alhamdulillah. Dinamakan Faathir (pencipta) ada hubungannya dengan perkataan Faathir yang terdapat pada ayat pertama pada surat ini. Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, Pencipta malaikat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah sebagai bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya. Surat ini dinamai juga dengan surat Malaikat karena pada ayat pertama disebutkan bahwa Allah telah menjadikan malaikat-malaikat sebagai utusan-Nya yang mempunyai beberapa sayap.