QS. Az-Zukhruf Ayat 83

Perhiasan · Surat ke-43 · 89 ayat

83

فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ

Fa żarhum yakhūḍū wa yal‘abū ḥattā yulāqū yaumahumul-lażī yū‘adūn(a).

Maka, biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main (di dunia) sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.

Tafsir QS. Az-Zukhruf Ayat 83

Karena orang-orang musyrik itu tidak mau mengubah kepercayaan mereka yang batil dan sesat itu, maka Allah menyampaikan pesan kepada Rasulullah, "Ya Muhammad, biarkanlah orang-orang yang membuat dusta tentang Allah dengan mengatakan bahwa Dia mempunyai anak, membincangkan kebohongan mereka dan biarkanlah mereka hidup bersenang-senang dalam kekafiran di dunia ini, sampai datang azab yang dijanjikan Allah kepada mereka.

Tentang Surat Az-Zukhruf

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura. Dinamai Az Zukhruf (Perhiasan) diambil dari perkataan Az Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 surat ini. Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad s.a.w. adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi. Pangkat rasul dan nabi harus diberikan kepada orang yang kaya. Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.