QS. Az-Zukhruf Ayat 5

Perhiasan · Surat ke-43 · 89 ayat

5

اَفَنَضْرِبُ عَنْكُمُ الذِّكْرَ صَفْحًا اَنْ كُنْتُمْ قَوْمًا مُّسْرِفِيْنَ

Afa naḍribu ‘ankumuż-żikra ṣafḥan an kuntum qaumam musrifīn(a).

Apakah Kami akan menahan (turunnya) Al-Qur’an dan mengabaikanmu (hanya) karena kamu kaum yang melampaui batas?

Tafsir QS. Az-Zukhruf Ayat 5

Allah mencela kaum musyrik Mekah dengan mengatakan: Apakah Kami akan berhenti memperingatkan kamu dengan Al-Qur'an karena kamu sudah begitu mendalam dalam kekafiranmu, selalu meninggalkan perintah Kami dan melakukan larangan Kami? Tidak! Kami sekali-sekali tidak akan berbuat demikian, karena rahmat dan kasih sayang Kami kepadamu, meskipun kamu seharusnya dibinasakan, atau dibiarkan sesat sampai mati, karena perbuatanmu sudah keterlaluan dan melampaui batas.

Qatadah berkata, "Sekiranya Al-Qur'an itu telah diangkat atau ditiadakan ketika ia ditolak orang-orang pertama dari umat terdahulu, maka pasti mereka binasa, tetapi Allah selalu memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada mereka dan Muhammad saw senantiasa menyeru mereka selama duapuluh tahun lebih menurut izin dan kehendak Allah."

Tentang Surat Az-Zukhruf

Surat Az Zukhruf terdiri atas 89 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Asy Syuura. Dinamai Az Zukhruf (Perhiasan) diambil dari perkataan Az Zukhruf yang terdapat pada ayat 35 surat ini. Orang-orang musyrik mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang tergantung kepada perhiasan dan harta benda yang ia punyai, karena Muhammad s.a.w. adalah seorang anak yatim lagi miskin, ia tidak pantas diangkat Allah sebagai seorang rasul dan nabi. Pangkat rasul dan nabi harus diberikan kepada orang yang kaya. Ayat ini menegaskan bahwa harta tidak dapat dijadikan dasar untuk mengukur tinggi rendahnya derajat seseorang, karena harta itu merupakan hiasan kehidupan duniawi, bukan berarti kesenangan akhirat.