QS. Asy-Syu'ara' Ayat 174

Para Penyair · Surat ke-26 · 227 ayat

174

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

Tafsir QS. Asy-Syu'ara' Ayat 174

Ayat ini menerangkan bahwa Allah menyelamatkan Nabi Lut dan keluarganya, kecuali istrinya, serta membinasakan orang-orang durhaka itu. Ini merupakan bukti nyata atas kebenaran Nabi Lut sebagai rasul yang diutus Allah kepada penduduk Sodom. Akan tetapi, sedikit sekali manusia yang memperhatikan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Tuhan itu, sehingga sedikit sekali di antara mereka yang beriman dan mengikuti rasul-Nya.

Tentang Surat Asy-Syu'ara'

Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'araa' (kata jamak dari Asy Syaa'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuaraa' yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan penyair- penyair. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al Quran dituduh sebagai syair, Al Quran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.