QS. Asy-Syu'ara' Ayat 132

Para Penyair · Surat ke-26 · 227 ayat

132

وَاتَّقُوا الَّذِيْٓ اَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُوْنَ ۚ

Wattaqul-lażī amaddakum bimā ta‘lamūn(a).

Bertakwalah kepada (Allah) yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.

Tafsir QS. Asy-Syu'ara' Ayat 132

Melihat sikap yang demikian itu, Nabi Hud mengingatkan mereka agar bertakwa dan menghambakan diri kepada Allah. Nabi Hud mengingatkan mereka akan nikmat-nikmat yang telah dilimpahkan Allah kepada mereka. Oleh karena itu, hendaklah mereka mensyukuri nikmat itu agar Allah menambahnya dengan nikmat yang lebih banyak lagi dan lebih tinggi nilainya.

Tentang Surat Asy-Syu'ara'

Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'araa' (kata jamak dari Asy Syaa'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuaraa' yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan penyair- penyair. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al Quran dituduh sebagai syair, Al Quran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.