QS. Asy-Syu'ara' Ayat 102

Para Penyair · Surat ke-26 · 227 ayat

102

فَلَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Falau anna lanā karratan fa nakūna minal-mu'minīn(a).

Seandainya dapat kembali (ke dunia), niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman.”

Tafsir QS. Asy-Syu'ara' Ayat 102

Mereka berharap dapat dikembalikan ke dunia. Jika keinginan itu terkabul, mereka berjanji akan beriman dan beramal saleh. Akan tetapi, hal itu tidak mungkin. Itu hanya alasan mereka, sebab sekiranya dikembalikan ke dunia sekalipun, mereka tetap akan ingkar kembali.

Tentang Surat Asy-Syu'ara'

Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'araa' (kata jamak dari Asy Syaa'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuaraa' yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan penyair- penyair. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al Quran dituduh sebagai syair, Al Quran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.