۞ قُلْ يَتَوَفّٰىكُمْ مَّلَكُ الْمَوْتِ الَّذِيْ وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ تُرْجَعُوْنَ ࣖ
Qul yatawaffākum malakul-mautil-lażī wukkila bikum ṡumma ilā rabbikum turja‘ūn(a).
Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi (tugas) untuk (mencabut nyawa)-mu akan mematikanmu, kemudian kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.”
Tafsir QS. As-Sajdah Ayat 11
Ayat ini menolak anggapan orang-orang musyrik yang menyatakan bahwa hari Kiamat itu tidak ada. Dalam ayat ini dikatakan, "Hai orang-orang musyrik, sesungguhnya malaikat yang bertugas mencabut nyawa manusia, benar-benar menjaga waktu, maka mereka mencabut nyawa orang itu tepat pada waktunya, tidak mundur sesaat pun, dan tidak pula dipercepat walau sesaat." Hal ini berlaku bagi semua orang-orang musyrik itu, dan mereka tidak dapat lari dari ketetapan Allah ini. Kemudian mereka dibangkitkan kembali di hari Kiamat dan diminta pertanggungjawaban semua perbuatannya dengan adil.

