QS. An-Nisa' Ayat 152

Wanita · Surat ke-4 · 176 ayat

152

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖ وَلَمْ يُفَرِّقُوْا بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْهُمْ اُولٰۤىِٕكَ سَوْفَ يُؤْتِيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ ۗوَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ࣖ

Wal-lażīna āmanū billāhi wa rusulihī wa lam yufarriqū baina aḥadim minhum ulā'ika saufa nu'tīhim ujūrahum, wa kānallāhu gafūrar raḥīmā(n).

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka (para rasul), kelak Allah akan memberikan pahala kepada mereka. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Tafsir QS. An-Nisa' Ayat 152

Ayat ini menjelaskan perkara iman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dengan tidak membeda-bedakan di antara rasul-rasul itu, terutama kepada Nabi yang terakhir, Muhammad saw.

Allah telah mengutus beberapa rasul sejak dahulu disertai petunjuk yang benar dan menutup rangkaian rasul dengan kedatangan Muhammad yang membawa kitab Al-Qur'an sebagai peraturan agama terakhir yang harus ditaati oleh seluruh umat manusia. Bagi orang yang percaya kepada kerasulannya kelak akan disediakan pahala yang besar sesuai dengan keimanan dengan disertai amal saleh. Allah Maha Pengampun terhadap kesalahan orang yang benar-benar beriman dan Maha Penyayang kepada sekalian hamba-Nya dengan memberi petunjuk kepada jalan yang lurus dengan perantaraan rasul-rasul-Nya.

Tentang Surat An-Nisa'

Surat An Nisaa' yang terdiri dari 176 ayat itu, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang sesudah surat Al Baqarah. Dinamakan An Nisaa' karena dalam surat ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surat yang paling membicarakan hal itu dibanding dengan surat-surat yang lain. Surat yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surat Ath Thalaq. Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisaa' dengan sebutan: Surat An Nisaa' Al Kubraa (surat An Nisaa' yang besar), sedang surat Ath Thalaq disebut dengan sebutan: Surat An Nisaa' Ash Shughraa (surat An Nisaa' yang kecil).