QS. Al-Qalam Ayat 15

Pena · Surat ke-68 · 52 ayat

15

اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَۗ

Iżā tutlā ‘alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn(a).

Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongengan orang-orang terdahulu.”

Tafsir QS. Al-Qalam Ayat 15

Ayat ini menerangkan bahwa bila orang-orang musyrik Mekah mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur'an, mereka mengatakan Al-Qur'an itu tidak lain adalah perkataan Muhammad saja dan berisi dongeng-dongeng orang dahulu kala, sama sekali bukan wahyu yang disampaikan Allah kepadanya. Dalam ayat lain, Allah berfirman:

Lalu dia berkata, "(Al-Qur'an) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu). Ini hanyalah perkataan manusia." (al-Muddatstsir/74: 24-25)

Di samping, orang-orang musyrik juga mengatakan bahwa Al-Qur'an itu adalah sihir yang dikemukakan seorang tukang sihir dan sebagainya. Akan tetapi, dari semua tuduhan yang mereka lontarkan itu, dapat dipahami bahwa mereka melakukan hal demikian semata-mata karena telah kehilangan akal mencari alasan yang dapat dikemukakan untuk membantah kebenaran Al-Qur'an. Setiap kali mereka merenungkannya, semakin timbul kepercayaan dalam hati mereka kepada Al-Qur'an. Namun demikian, nafsu mereka masih mengalahkan kebenaran yang telah timbul dalam lubuk hati mereka.

Tentang Surat Al-Qalam

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Alaq. Nama Al Qalam diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya pena. Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun).