QS. Al-Mursalat Ayat 36

Malaikat Yang Diutus · Surat ke-77 · 50 ayat

36

وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُوْنَ

Wa lā yu'żanu lahum fa ya‘tażirūn(a).

Mereka tidak diizinkan (berbicara) sehingga (dapat) meminta maaf.

Tafsir QS. Al-Mursalat Ayat 36

Allah selanjutnya menerangkan bahwa mereka tidak diizinkan untuk minta uzur, sebab hari itu bukanlah hari pembelaan diri, tetapi hari untuk menerima keputusan. Mereka dapat mengeluh dan menyesali nasib, namun untuk mengajukan sanggahan tidak mungkin lagi karena keputusan Allah tidak dapat diganggu gugat. Dalam Surah al-An'am/6: 23, orang musyrik di hari itu menyatakan bahwa mereka tidak mau musyrik lagi. Pada Surah an-Nisa'/4: 42 disebutkan bahwa mereka tidak bisa menyembunyikan pembicaraannya, dan dalam ayat az-Zumar/39: 31 disebutkan mereka orang-orang kafir berdebat di muka Allah, saling menuduh, dan saling menyalahkan.

Tentang Surat Al-Mursalat

Surat Al Mursalaat terdiri atas 50 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Humazah. Dinamai Al Mursalaat (Malaikat-Malaikat yang diutus), diambil dari perkataan Al Mursalaat yang terdapat pada ayat pertama surat ini.