QS. Al-Humazah Ayat 4

Pengumpat · Surat ke-104 · 9 ayat

4

كَلَّا لَيُنْۢبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ

Kallā layumbażanna fil-ḥuṭamah(ti).

Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah.

Tafsir QS. Al-Humazah Ayat 4

Sesudah mengancam orang-orang yang bersifat demikian dengan siksaan yang pedih, Allah menyebutkan pula sebab yang membuat mereka mengerjakan sifat-sifat yang terkutuk itu. Penyebabnya adalah anggapan mereka bahwa semua harta yang dimiliki dapat menolong mereka dalam menghadapi kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Ancaman dalam bentuk pertanyaan, "Siapakah yang menyangka bahwa hartanya itu dapat menjamin dirinya dari mati?" Allah menjawab, "Tidak! Sekali-kali tidak bahkan dia akan dilemparkan ke dalam neraka Huthamah, tidak ada yang memperhatikannya dan tidak pula yang mempedulikan."

'Ali bin Abi thalib pernah memberi nasihat kepada Kumail bahwa orang-orang penimbun harta akan binasa, padahal mereka masih hidup, sedangkan para ulama akan kekal abadi meskipun jasad mereka sudah hilang, karena sifat-sifat keutamaan mereka tetap dikenang dalam hati. Maksudnya, penimbunan harta dikutuk, dicela, dan dibenci karena manusia tidak mendapat apa-apa dari harta mereka. Sedang para sarjana dan ulama terus-menerus terpuji selama terdapat di bumi orang-orang yang mengambil manfaat dari ilmu mereka.

Tentang Surat Al-Humazah

Surat Al Humazah terdiri atas 9 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qiyaamah. Dinamai Al Humazah (pengumpat) diambil dari perkataan Humazah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.