لَىِٕنْ اُخْرِجُوْا لَا يَخْرُجُوْنَ مَعَهُمْۚ وَلَىِٕنْ قُوْتِلُوْا لَا يَنْصُرُوْنَهُمْۚ وَلَىِٕنْ نَّصَرُوْهُمْ لَيُوَلُّنَّ الْاَدْبَارَۙ ثُمَّ لَا يُنْصَرُوْنَ
La'in ukhrijū lā yakhrujūna ma‘ahum, wa la'in qūtilū lā yanṣurūnahum, wa la'in naṣarūhum layuwallunnal-adbār(a), ṡumma lā yunṣarūn(a).
Jika mereka benar-benar diusir, orang-orang (munafik) itu tidak akan keluar bersama mereka. Jika mereka benar-benar diperangi, orang-orang (munafik) itu tidak akan menolongnya. Kalaupun menolongnya, niscaya orang-orang (munafik) itu akan berpaling (untuk lari) ke belakang, kemudian mereka tidak akan ditolong.
Tafsir QS. Al-Hasyr Ayat 12
Pada ayat ini Allah menegaskan kebenaran kembali pemberitaan akan terjadinya suatu peristiwa pada masa yang akan datang dengan menyatakan bahwa sebenarnya jika Bani Nadhir itu diusir dari kota Medinah, tidak ada orang munafik yang ikut bersama mereka. Demikian pula jika Muhammad saw memerangi Bani Nadhir, mereka pun tidak akan memberikan pertolongan dan Bani Nadhir akan kalah, karena Allah tidak memberi pertolongan kepada mereka.

