Wal-lażīna kafarū wa każżabū bi'āyātinā fa ulā'ika lahum ‘ażābum muhīn(un).
Sementara itu, orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami bagi mereka ada azab yang menghinakan.
Tafsir QS. Al-Hajj Ayat 57
Orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah, memasukkan penafsiran yang salah dan membuat keraguan ke dalam ayat-ayat-Nya, mendakwahkan bahwa Al-Qur'an adalah buatan Muhammad, mereka akan ditimpa azab yang sangat keras, tidak dapat dibandingkan keras dan beratnya itu dengan siksa atau malapetaka yang pernah terjadi selama mereka hidup di dunia.
Tentang Surat Al-Hajj
Surat Al Hajj, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, terdiri atas 78 ayat, sedang menurut pendapat sebahagian ahli tafsir termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Sebab perbedaan ini ialah karena sebahagian ayat-ayat surat ini ada yang diturunkan di Mekah dan sebahagian lagi diturunkan di Madinah. Dinamai surat ini Al Hajj, karena surat ini mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan ibadat haji, seperti ihram, thawaf, sa'i, wuquf di Arafah, mencukur rambut, syi'ar-syi'ar Allah, faedah-faedah dan hikmah-hikmah disyari'atkannya haji. Ditegaskan pula bahwa ibadat haji itu telah disyari'atkan di masa Nabi Ibrahim a.s., dan Ka'bah didirikan oleh Nabi Ibrahim a.s. bersama puteranya Ismail a.s.Menurut Al Ghaznawi, surat Al Hajj termasuk di antara surat- surat yang ajaib, diturunkan di malam dan di siang hari, dalam musafir dan dalam keadaan tidak musafir, ada ayat-ayat yang diturunkan di Mekah dan ada pula yang diturunkan di Madinah, isinya ada yang berhubungan dengan peperangan dan ada pula yang berhubungan dengan perdamaian, ada ayat-ayatnya yang muhkam dan ada pula yang mutasyabihaat.