QS. Al-Furqan Ayat 19

Pembeda · Surat ke-25 · 77 ayat

19

فَقَدْ كَذَّبُوْكُمْ بِمَا تَقُوْلُوْنَۙ فَمَا تَسْتَطِيْعُوْنَ صَرْفًا وَّلَا نَصْرًاۚ وَمَنْ يَّظْلِمْ مِّنْكُمْ نُذِقْهُ عَذَابًا كَبِيْرًا

Faqad każżabūkum bimā taqūlūn(a), famā tastaṭī‘ūna ṣarfaw wa lā naṣrā(n), wa may yaẓlim minkum nużiqhu ‘ażāban kabīrā(n).

Sungguh, mereka (yang disembah itu) telah mengingkari apa yang kamu katakan. Maka, kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak dapat (pula) menolong (dirimu). Siapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami menimpakan kepadanya azab yang besar.

Tafsir QS. Al-Furqan Ayat 19

Allah mengarahkan firman-Nya kepada orang-orang musyrik itu. Kamu telah mendengar sendiri jawaban orang-orang yang kamu sembah itu. Nyatalah sekarang bahwa bukan mereka yang menyesatkan kamu, mereka tidak pernah menyuruh kamu supaya menyembah mereka. Jadi kamu sendirilah yang mengada-adakan sembahan selain Aku. Sekarang kamu sekali-kali tidak akan dapat lepas dari siksaan-Ku dan tak ada seorang jua pun yang dapat memberikan pertolongan kepadamu. Kamu telah menganiaya dirimu sendiri dengan membuat-buat sembahan selain Aku, dan nasib orang-orang yang menganiaya dirinya dengan menyembah selain Aku, pasti akan Aku masukkan ke dalam siksaan yang pedih dan berat.

Tentang Surat Al-Furqan

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Dinamai Al Furqaan yang artinya pembeda, diambil dari kata Al Furqaan yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Al Quran. Al Quran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil. Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah s.w.t. dengan kebatilan kepercayaan syirik.