QS. Al-'Ankabut Ayat 39

Laba-Laba · Surat ke-29 · 69 ayat

39

وَقَارُوْنَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامٰنَۗ وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ مُّوْسٰى بِالْبَيِّنٰتِ فَاسْتَكْبَرُوْا فِى الْاَرْضِ وَمَا كَانُوْا سٰبِقِيْنَ ۚ

Wa qārūna wa fir‘auna wa hāmān(a), wa laqad jā'ahum mūsā bil-bayyināti fastakbarū fil-arḍi wa mā kānū sābiqīn(a).

dan (juga) Qarun, Fir‘aun, dan Haman. Sungguh, benar-benar telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa) keterangan-keterangan yang nyata. Tetapi mereka berlaku sombong di bumi, dan mereka orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah).

Tafsir QS. Al-'Ankabut Ayat 39

Musa telah menjelaskan kepada Karun, Fir'aun, dan Haman tanda-tanda kebesaran ayat Allah sebagai dasar untuk memperkuat risalah yang dibawanya. Namun demikian, mereka bersikap angkuh atau takabur dan tidak mau beriman. Kecongkakan Fir'aun sungguh telah melampaui batas. Ia menganggap dirinya sebagai tuhan yang harus disembah. Oleh karena itu, mereka semua tidak terlepas dari azab Allah dalam berbagai siksaan.

Tentang Surat Al-'Ankabut

Surat Al 'Ankabuut terdiri atas 69 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Dinamai Al 'Ankabuut berhubung terdapatnya perkataan Al 'Ankabuut yang berarti laba-laba pada ayat 41 surat ini, dimana Allah mengumpamakan penyembah-penyembah berhala-berhala itu, dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur. Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syu'aib, kaum Saleh, dan lain-lain. Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.