QS. Al-An'am Ayat 39

Binatang Ternak · Surat ke-6 · 165 ayat

39

وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا صُمٌّ وَّبُكْمٌ فِى الظُّلُمٰتِۗ مَنْ يَّشَاِ اللّٰهُ يُضْلِلْهُ وَمَنْ يَّشَأْ يَجْعَلْهُ عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

Wal-lażīna każżabū bi'āyātinā ṣummuw wa bukmun fiẓ-ẓulumāt(i), may yasya'illāhu yuḍlilhu wa may yasya' yaj‘alhu ‘alā ṣirāṭim mustaqīm(in).

Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (seperti orang yang) tuli dan bisu, serta berada dalam berbagai kegelapan. Siapa yang dikehendaki Allah (dalam kesesatan), niscaya disesatkan-Nya. Siapa yang dikehendaki Allah (dalam petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.

Tafsir QS. Al-An'am Ayat 39

Orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah yang telah diturunkan kepada rasul-rasul-Nya, yang membuktikan kekuasaan dan keesaan Allah, serta kebenaran risalah yang dibawa Nabi Muhammad, mereka seperti orang tuli, tidak mendengarkan seruan kepada kebenaran, tidak mempedulikan petunjuk ke jalan yang benar. Mereka juga seperti orang yang bisu, karena tidak membicarakan dan menyampaikan yang hak yang telah mereka ketahui, dan mereka telah tenggelam dalam kegelapan, yaitu kesesatan menyembah berhala, taklid kepada nenek moyang mereka dan kebodohan dalam tauhid. Mereka akan dimasukkan ke dalam neraka.

Allah swt berfirman:

Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah. (al-A'raf/7: 179)

Orang-orang yang dikehendaki sesat oleh Allah, maka Allah membiarkan mereka menempuh jalan yang sesat, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan tidak mau memahami petunjuk-Nya. Orang-orang yang dikehendaki Allah mendapat taufik, maka Dia menjadikan mereka mengikuti jalan yang lurus, jalan kebenaran, karena mereka memperhatikan, dan memahami ayat-ayat Allah, kemudian mereka amalkan sesuai dengan sunatullah yang berlaku di alam ini.

Allah swt berfirman:

Dengan Kitab itulah Allah memberi petunjuk kepada orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita kepada cahaya dengan izin-Nya, dan menunjukkan ke jalan yang lurus. (al-Ma'idah/5: 16)

Tentang Surat Al-An'am

Surat Al An'aam (binatang ternak: unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyah, karena hampir seluruh ayat-ayatnya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah. Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata An'aam dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.