islamipedia.id Apakah Anda tahu bahwa hanya dengan berpuasa tiga hari dalam bulan ini, Anda bisa mendapatkan pahala setara dengan berpuasa sepanjang tahun?
Keutamaan ini bisa Anda dapatkan melalui ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasullulah SAW, yaitu puasa Ayyamul Bidh.
Puasa ringan ini bukan sekedar menahan lapar dan dahaga melainkan juga menjadi sarana untuk membersihkan hari dan memperkuat keimanan
Apa Itu Ayyamul Bidh?
Secara harfiah, Ayyamul Bidh berarti “hari-hari putih” dalam bahasa Arab.
Nama ini diberikan karena pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, bulan akan bersinar sangat terang dan bulat sempurna, menerangi malam.
Ini menciptakan pemandangan langit yang seolah-olah berwarna putih.
Dirujuk dari berbagai sumber, pada masa Rasullulah SAW hari-hari ini menjadi momentum Istimewa.
Rasullulah rutin berpuasa pada tanggal-tanggal tersebut sebagai bentuk ibadah tambahan.
Amalan ini menjadi wujud nyata dari upaya seorang hamba untuk mempererat hubungannya dengan Allah SWT.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2025
Sesuai kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama RI, bulan Safar 1447 H jatuh pada Agustus 2025.
Maka, jadwal puasa Ayyamul Bidh dapat dilaksanakan pada pertengahan bulan ini dengan rincian sebagai berikut:
- Kamis, 7 Agustus 2025 (13 Safar 1447 H)
- Jumat, 8 Agustus 2025 (14 Safar 1447 H)
- Sabtu, 9 Agustus 2025 (15 Safar 1447 H)
Anda memiliki pilihan untuk berpuasa satu hari, dua hari, atau tiga hari penuh.
Akan tetapi, menurut para ulama yang paling utama adalah menyempurnakan ketiganya.
Hal ini karena berpuasa selama tiga hri penuh adalah amalan yang dicontohkan secara rutin oleh Rasullulah SAW.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Bagi Anda yang ingin mengamalkan puasa ini, penting untuk mengetahui niatnya terlebih dahulu.
Niat bisa diucapkan pada malam hari sebelum fajar menyingsing.
Tidak perlu dilafalkan keras-keras melainkan cukup dalam hati dengan penuh kesungguhan dan kekhusyukan
Berikut adalah bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyāmil bidh sunnatan lillāhi ta’ālā
Artinya: “Aku niat puasa Ayyamul Bidh sunnah karena Allah Ta’ala.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Meskipun puasa Ayyamul Bidh tidak diwajibkan, puasa ini memiliki keutamaan yang besar dan dapat memberikan banyak manfaat bagi pelaksanaannya.
Berikut beberapa keutamaan melakukan puasa ini.
1. Pahala Setara Puasa Sepanjang Tahun
Keutamaan paling masyhur dari puasa Ayyamul Bidh.
Rasullulah SAW bersabda, “Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi).
Hadis ini diperkuat oleh ayat dalam Al-Qur’an (Q.S. Al-An’am:160) yang menyatakan, “Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya”.
Hal ini menunjukkan bahwa satu hari puasa sunnah akan dibalas sepuluh kali lipat, sehingga berpuasa tiga hari setara dengan tiga puluh hari (satu bulan).
2. Sarana Penghapusan Dosa-Dosa Kecil
Dengan mengamalkan puasa Ayyamul Bidh, kita diberi kesempatan untuk mendapatkan pengampunan Allah atas dosa-dosa kecil yang telah kita perbuat sebelumnya.
Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Puasa tiga hari (Ayyamul Bidh) dapat menghapuskan dosa-dosa bulan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Puasa ini menjadi sarana efektif untuk membersihkan diri dari kesalah-kesalahan yang mungkin tidak kita sadari.
3. Manfaat Lain untuk Kesehatan dan Mental
Selain ganjaran spiritual yang besar, puasa sunnah ini juga menawarkan berbagai manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.
Puasa Ayyamul Bidh melatih kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan emosi, sehingga jiwa menjadi lebih tenang dan bersih.
Selain itu, dengan menahan diri dari lapar, dahaga dan nafsu, secara tidak langsung melatih kesabaran dan disiplin diri.
Sementara, dari sisi kesehatan berpuasa secara berkala dapat membantu menyeimbangkan pola makan, melatih sistem pencernaan, dan meningkatkan fokus.
Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah kecil yang dapat kita lakukan namun membawa dampak besar ketika Anda mengamalkannya.
Dengan mengamalkan puasa ini berarti Anda menghidupkan kembali sunnah Nabi yang penuh berkah.
Jadikan tanggal 7 hingga 9 Agustus 2025 ini sebagai momen untuk mengisi hari Anda dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
(MG/Sabbih Fadhillah)